Kepastian Pelaksanaan PPPK Tahun 2022 Akhirnya Diungkap Mendikbudristek

Kepastian Pelaksanaan PPPK Tahun 2022 Akhirnya Diungkap Mendikbudristek, Simak Penjelasannya

Kepastian pelaksanaan seleksi PPPK tahun 2022 telah mendapatkan sinyal baik dari Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Seperti diketahui, jika masih terdapat banyak guru honorer yang menantikan seleksi PPPK tahun 2022 guna menjadi guru ASN, terutama guru honorer yang telah lama mengabdi di sekolah.

Dikutip BeritaSoloRaya.com melalui @ditjen.gtk.kemdikbud, pada acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional ketika segmen Mas Menteri #MasukKelas pada Jumat, 13 Mei 2022, Mendikbudristek berbincang dengan Ladi Diana yang merupakan guru ASN pada lulusan PPPK tahun 2021.

Kepastian Pelaksanaan PPPK Tahun 2022 Akhirnya Diungkap Mendikbudristek, Simak Penjelasannya

Diana adalah guru honorer dari SMPN 5 Jakarta yang lulus menjadi guru ASN saat mengikuti seleksi PPPK Guru tahap 1 pada tahun 2021 lalu.

Dalam segmen tersebut, Mendikbudristek menyampaikan kepada murid bahwa banyak dari guru-guru yang mengajar mereka masih menjadi guru honorer sehingga guru tersebut jika dari pendapatan atau gaji masih di bawah upah minimum.

"Adik-adik mungkin tidak tahu ya, banyak dari guru adik-adik itu guru honorer. Nah, guru honorer ini adalah guru yang mengajar dan banyak dari mereka itu yang gajinya jauh di bawah upah minimum karena mereka secara formal belum menjadi guru Pemerintah," ucap Nadiem.

Nadiem kemudian menjelaskan kepada murid-murid bahwa pemerintah telah menyiapkan program PPPK Guru untuk mengatasi hal tersebut.

"Jadi, kita mengeluarkan program namanya program ASN PPPK di mana ratusan ibu guru honorer sekarang sudah menjadi guru ASN PPPK," kata Nadiem.

Diana pun mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah kepada guru-guru honorer melalui program PPPK, terutama guru honorer yang sudah berumur 35 tahun lebih.

"Melalui PPPK ini, secara pribadi pastinya kehidupan saya ke depannya akan menjadi lebih baik, lebih sejahtera. Dengan adanya program ini, mudah-mudahan saya bisa menjadi guru yang lebih baik lagi ke depannya," kata Diana.

Diana menambahkan, program PPPK diharapkan tetap berlanjut karena masih banyak guru-guru honorer yang belum menjadi guru ASN.

"Saya berharap sekali, ini tidak berhenti di sini Mas Menteri. Guru-guru honorer masih banyak yang belum mengikuti ini, teman-teman saya masih banyak yang belum lulus seperti itu (ASN PPPK)," ucap Diana.

Nadiem pun menjelaskan jika pemerintah berencana untuk terus melanjutkan program PPPK untuk memastikan hak sebagai guru dapat sesuai dengan pengabdiannya.

"Sudah ada lebih dari 300.000 guru yang lolos seleksi guru ASN PPPK dan mendapatkan penghasilan yang jauh lebih layak. Kami akan terus melanjutkan program ini untuk memastikan guru-guru kita mendapatkan hak yang sepadan dengan pengabdiannya," ucap Nadiem.***

Sumber : Link
LihatTutupKomentar